Link


ShoutMix chat widget

Menko Djoko: Saya Tidak Terima Dana Century


Djoko tahu namanya disebut sebagai penerima aliran dana Century melalui tayangan TV.
Kamis, 20 Januari 2011, 16:23 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Desy Afrianti
Menko Polhukam Djoko Suyanto (Antara/ Ujang Zaelani)
BERITA TERKAIT

VIVAnews - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto merasa nama baiknya tercemar atas tudingan lembaga swadaya masyarakat Bendera yang menyebut dirinya salah satu yang menerima aliran dana talangan ke Bank Century.

 "Karena tuduhan itu tidak benar, saya tidak menerima sepersen pun. Saya merasa difitnah dan membohongi publik, mencemarkan nama baik saya," kata Djoko saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 20 Januari 2011. Dia menjadi saksi untuk terdakwa Mustar Bonaventura dan Ferdi Semaun. Kedua terdakwa adalah aktivis Bendera.

Djoko tahu namanya disebut sebagai penerima aliran dana Century melalui tayangan Topik Petang ANTV pada 30 November 2009. "Di berita itu ada konpers, dan terdakwa melambai-lambaikan pamflet bertuliskan nama saya menerima aliran dana Rp10 miliar," kata Djoko.

Setelah melihat tayangan itu, Djoko berupaya menghubungi rekannya yang namanya juga disebut sebagai penerima aliran dana. "Kami kumpul, Hatta Rajasa, Andi Mallarangeng, Ibas Yudhoyono, Zulkarnain Mallarangeng."

Karena merasa tidak menerima, mereka lantas melapor ke Polda Metro Jaya pada 1 Desember 2009. Salah satu kuasa hukum terdakwa bertanya pada Djoko, dari mana dirinya mengetahui yang dimaksud 'Djoko' dalam tulisan di pamflet itu adalah Djoko namanya. "Padahal dalam tulisan itu nama Djoko tertulis tanpa huruf D. Hanya Joko," kata pengacara.

Djoko memastikan bahwa yang dimaksud dengan Joko Suyanto adalah dirinya, karena tertulis dalam pamflet itu salah satu tim kampanye SBY Djoko Suyanto. "Dalam tim, hanya saya yang bernama Djoko Suyanto," ungkapnya.

Dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim Bayu Isdiatmoko mengusir salah satu pengunjung dari ruang sidang, karena berteriak-teriak sehingga mengganggu jalannya persidangan. Sidang sempat gaduh karena massa Bendera yang berada di luar sidang selalu mengomentari setiap perkataan Djoko dengan mengatakannya sebagai menteri koruptor.

• VIVAnews

Tue, 25 Jan 2011 @21:23


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 0+6+6

Copyright © 2017 agoestry_902@yahoo.com · All Rights Reserved